Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Tubuh Butuh Makan Sehat

Written By bos blog on Selasa, 27 Maret 2012 | 02:00

Tubuh Butuh Makan Sehat Tubuh manusia mengandung cairan sebanyak 55-75 persen dari berat tubuh. Artinya, seseorang yang memiliki berat 50 kilogram, setidaknya mengandung 27-33 kilogram air di dalam tubuhnya. Kekurangan cairan tubuh sekitar dua persen sudah memicu gangguan kesehatan ringan.

Jaga tubuh selalu terhidrasi untuk mempertahankan fungsi tubuh dengan baik. Tak hanya dengan asupan air minum, pemenuhan kebutuhan cairan dalam tubuh juga terbantu dari asupan makanan mengandung air, seperti dikutip Times of India.

Ada tiga kategori makanan yang berperan membantu menghidrasi tubuh: buah-buahan berair segar, sayuran berdaun hijau, dan sup berbasis air.

Hampir semua buah mengandung memang air. Tapi, yang memiliki kandungan air maksimal adalah semangka. Dan, level selanjutnya: apel, kiwi, jeruk, kelapa, stroberi, dan semua jenis berry.

Untuk sayur, lebih baik santap sayuran mentah, semacam lalapan. Sebab, teknik pengolahan seringkali menghilangkan kelembaban alami sayur yang penting untuk membantu menghidrasi tubuh. Sementara sup yang disarankan adalah sup kaldu dengan isian sayur.

Jangan remehkan dehidrasi karena kekurangan cairan dalam tubuh memicu gangguan kesehatan. Mulai dari gangguan ringan seperti mudah mengantuk, hingga penyakit berat seperti penurunan fungsi ginjal.

Berikut tiga tanda atau gejala dehidrasi:

• Dehidrasi ringan
Gejala: terasa haus, bibir kering, tenggorokan kering, kulit kering dan sakit kepala.

• Dehidrasi sedang
Gejala: pusing, denyut nadi meningkat, tekanan darah menurun, lemah, urine kental (warna kuning), volume urine sedikit.

• Dehidrasi berat
Gejala: kram otot, lidah bengkak, sirkulasi darah memburuk, fisik sangat lemah, penurunan fungsi ginjal dan pingsan

Ingin hidup lebih sehat? Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih minimal enam gelas per hari dan meningkatkan asupan makanan kaya air Tubuh Butuh Makan Sehat
02:00 | 0 komentar | Read More

Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia

Written By bos blog on Jumat, 16 Maret 2012 | 05:27

Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia  Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia merupakan promosi Yang dilakukan Oleh Minimarket Lokal Terbesar dan Minimarket Pertama Terbaik Indonesia guna untuk menarik Simpati dan Perhatian lebih dari masyarakat untuk menjadi Member Alfamart dan khususnya pecinta Informasi internet dengan menyelenggarakan Promo Indonesia Kontes SEO Alfamart 2012.

Bagi anda yang suka berbelanja tentunya tidak asing lagi dengan minimarket yang satu ini. Sebagai Minimarket Pertama yang memiliki member terbanyak di Indonesia Alfamart memberikan banyak inovasi untuk memanjakan membernya. Salah satunya adalah dengan konsisten 2 minggu sekali  memberikan Promo khusus untuk member-membernya baik untuk berbelanja di Alfamart atau pun di merchant-merchant yang banyak bekerja sama dengan Alfamart untuk memberikan potongan harga atau harga spesial.

Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia. Promo Indonesia ini diberikan oleh Alfamart sebagai Minimarket pertama yang mempunyai member terbanyak di Indonesia. Ketika mendengar kata "promo" pasti semua orang tertarik, karena pada setiap kegiatan promo pasti akan ada diskon, hadiah atau sesuatu yang menguntungkan lainnya. Dan kabar gembiranya, Alfamart sebagai minimarket besar Indonesia sedang mengadakan penawaran yang menarik, yaitu Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia. Promo Indonesia ini diberikan Alfamart untuk para calon member dan juga member Alfamart.

Minimarket Alfamart yang berdiri sejak tahun 1994 oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk ini yang sekarang sudah memiliki banyak member dan merupakan member terbesar di Minimarket Indonesia. Pertumbuhan  Alfamart di Indonesia sangatlah pesat bak "jamur di musim hujan", terbukti dengan berdirinya cabang-cabang Alfamart yang tidak hanya di kota-kota besar tapi sampai ke pelosok-pelosok kecamatan di seluruh negeri Indonesia.

Alfamart Minimarket Pertama yang memiliki member terbanyak di Indonesia Alfamart Memberikan Motivasi dan Inspirasi serta Inovasi untuk memanjakan membernya. Salah satunya adalah dengan konsisten 2 minggu sekali  memberikan Promo Indonesia khusus untuk Member Alfamart baik untuk berbelanja di Alfamart Minimarket atau pun di merchant-merchant yang banyak bekerja sama dengan Alfamart Minimarket untuk memberikan potongan harga atau harga spesial.

Member Alfamart Adalah sebutan untuk para pelanggan setia Alfamart.Para member Alfamart akan mendapatkan berbagai macam keuntungan dan kejutan special dari Alfamart seperti: HematKu, Kalender Belanja, Specialku dan Hadiahku,serta program ekslusif lainnya. Member Alfamart adalah pelanggan yang memiliki dan bergabung dalam keanggotaan Kartu AKU, A Card Flazz atau Kartu AKU BNI Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia

KARTU AKU Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia

    Kartu Aku

Adalah kartu member yang pertama kali diluncurkan Alfamart pada tahun 2005. Dengan Kartu AKU, Member akan dapat memperoleh manfaat dan berbagai macam keuntungan serta Promo Indonesia menarik yang tidak dapat diikuti oleh pelanggan lain yang bukan merupakan member Kartu AKU. Kartu AKU berlaku Nasional di Alfamart seluruhIndonesia.

A CARD FINAL Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia
    A Card Flazz

Adalah Kartu Member Alfamart yang di luncurkan pada 15 Mei 2010 bekerja sama dengan Flazz BCA, yang selain berfungsi sebagai kartu member juga dapat digunakan sebagai alat pembayaran/transaksi karena A Card Flazz merupakan Kartu Prepaid (kartu non rekening yang dapat menyimpan uang untuk keperluan berbagai transaksi).

A Card Flazz dapat digunakan sebagai alat pembayaran tidak hanya diseluruh outlet Alfamart, Alfamidi ataupun Alfaexpress tetapi juga diseluruh merchant Flazz antara lain restoran, salon, toko buku, parkir, bioskop dan masih banyak lagi. Untuk sementara ini, A Card Flazz berlaku di Jabodetabek,Surabaya

KARTU AKU BNI Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia
    Kartu Aku BNI

Merupakan salah satu Kartu Member Alfamart yang di luncurkan pada 1 Januari 2010, merupakan kerjasama antara Alfamart dengan Bank BNI. Kartu AKU BNI merupakan kartu multifungsional, yang selain berfungsi sebagai kartu member, juga berfungsi sebagai alat pembayaran. Pengguna Kartu AKU BNI juga akan mendapatkan berbagai keuntungan dan kejutan spesial dari Alfamart serta tentunya dapat mengikuti program-program eksklusif khusus member di Alfamart. Untuk saat ini, Kartu AKU BNI berlaku di Alfamart Jabodetabek.
8 Keuntungan Member Alfamart

   1. Hematku dan Kalender Belanja
   2. Spesialku dan Hadiahku
   3. Special Big Program for "Member Alfamart"
   4. Redemption For "Member Alfamart"
   5. Member Alfamart" Thematic Promo
   6. Special Treatment for "Member Alfamart" Birthday
   7. Special Event/Activities For "Member Alfamart"
   8. Merchant For "Member Alfamart"

 

Demikianlah penjelasan singkat tentang  Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia Semoga dapat bermanfaat dan memberikan pengetahuan Lebih kepada masyarakat agar dapat bergabung menjadi Member Alfamart dan pastikan anda mendapakan keuntungan dan manfaat lebih dari Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia
05:27 | 0 komentar | Read More

Hidup Mesra Tak Kenal Usia

Hidup Mesra Tak Kenal Usia Lionel, 99, dan Ellen Buxton, 100, seolah tak terpisahkan. Menikah 76 tahun silam, pasangan asal Inggris itu membuktikan janji setianya.

Sejak memutuskan berumah tangga pada 1936, pasangan itu hanya sekali menghabiskan malam terpisah satu sama lain.

Raga yang melemah tak menghalangsi letupan kemesraan keduanya yang menakjubkan. "Kami selalu bahagia, kami adalah teman baik juga suami dan istri yang baik," kata Ellen, seperti dikutip mirror.co.uk.

Selama puluhan tahun itu pula mereka memiliki kebiasaan menghabiskan malam indah bersama. Tak melulu makan malam romantis, tapi juga sekadar bersenang-senang bermain bingo.

Mereka kebetulan juga memiliki ketertarikan sama di bidang olahraga seperti memanag, dan sepakbola.

Ellen dan Lionel pertama kali bertemu pada 1930, saat bekerja di pabrik kabel di Woolwich. Ellen yang menjadi teknisi di pabrik itu kerap meminta bantuan Lionel yang menjadi insinyur magang.

"Saya selalu menantikan dia meminta bantuan, jadi saya punya kesempatan untuk berbicara dengannya. Dia begitu baik. Dia cantik," kata Lionel, yang enam bulan lebih muda dari Ellen.

Berbagai liku kehidupan selama puluhan tahun rupanya tak mengikis kemesraan mereka. Termasuk saat Ellen bergulat dengan penyakit kanker dengan kemoterapi yang menyakitkan.

"Kami lebih cinta sekarang dari sebelumnya. Kami terus saling pergi. Kami bukti bahwa cinta sejati tidak pernah memudar," kata pasangan yang telah memiliki empat cucu itu.
03:24 | 0 komentar | Read More

Gabung Obat Kimia-Herbal Beresiko

Written By bos blog on Selasa, 06 Maret 2012 | 08:13

Gabung Obat Kimia-Herbal Beresiko Penggunaan obat kimia modern dan obat herbal, termasuk jamu, secara bersamaan untuk mengobati penyakit tertentu harus dilakukan secara hati-hati. Penggabungan secara serampangan bisa memperburuk kesehatan.

"Butuh pengetahuan dan penelitian lebih banyak untuk menggabungkan penggunaan jamu dan obat kimia secara bersamaan," kata Ketua Program Studi Pengobatan Tradisional, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Arijanto Jonosewojo, dalam simposium "Pentingnya Kualitas Ekstrak Obat Herbal sebagai Produk Perawatan Kesehatan dan Agen Terapetik" di Jakarta, Kamis (9/2).

Uji klinik yang dilakukan di Rumah Sakit Umum dr Soetomo, Surabaya, menunjukkan, penggunaan obat antikolesterol simvastatin ataupun campuran daun jambu, temu lawak, dan jati belanda (obat tradisional) memberikan hasil yang baik jika digunakan secara sendiri-sendiri. Tetapi, jika digabung, hasilnya justru buruk.

Hal yang sama terjadi pada penggunaan metformin dan teh hitam untuk mengobati diabetes. Jika kedua obat itu digunakan sendiri-sendiri, bisa menurunkan kadar gula darah rata-rata selama 1-3 bulan (HbA1C) hampir sama. Namun, jika digabung, penurunan HbA1C justru sangat kecil.

"Jika ingin menggabungkan, obat modern sebaiknya diminum lebih dulu. Setelah 1-2 jam, baru minum obat herbal," katanya.

Zat aktif dalam obat kimia umumnya lebih cepat diserap tubuh. Adapun obat herbal, selain lebih lambat diserap tubuh, terkadang bersifat mengikat zat dari obat kimia. Akibatnya, efek obat kimia jadi tidak maksimal.

Arijanto, yang juga Kepala Poliklinik Obat Tradisional Indonesia RSU dr Soetomo, mengingatkan, ginseng tidak boleh digabung dengan obat digoxin (obat jantung) karena akan memperburuk kondisi jantung.

Selain itu, bawang putih yang juga merupakan obat herbal antikoagulan tidak boleh digabung dengan obat kimia golongan asetasol atau clopidopril. Hal ini akan menimbulkan perdarahan.

"Masyarakat masih menganggap obat herbal lebih baik dibandingkan obat kimia. Padahal, tidak ada obat herbal yang 100 persen aman dan tidak semua obat kimia buruk," katanya.

Belum berkembang

Meski bangsa Indonesia mengenal dan merasakan manfaat tanaman obat sejak lama, hingga kini industri obat tradisional Indonesia belum berkembang.

Direktur Standardisasi Obat Tradisional, Kosmetik, dan Produk Komplemen, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Hary Wahyu Triestanto Wibowo mengatakan, saat ini baru terdaftar 6 fitofarmaka dan 31 obat herbal terstandar. Adapun jamu jumlahnya mencapai ribuan.

Jamu adalah tingkat terendah dalam pengelompokan obat tradisional Indonesia. Disusul obat herbal terstandar dan fitofarmaka sebagai tingkat tertinggi.

Untuk meningkatkan status jamu menjadi obat herbal terstandar, harus ada uji nonklinik. Untuk menjadi fitofarmaka, harus dilakukan uji klinik dan uji nonklinik. Proses uji itu butuh biaya investasi besar.

Karena itu, banyak produsen jamu enggan meningkatkan status produknya karena dengan status jamu saja sudah laku. "Produsen hanya akan meningkatkan status produknya menjadi obat herbal terstandar atau fitofarmaka untuk meyakinkan keamanan produknya pada konsumen dan kepentingan ekspor," ujarnya.

Rudy Susilo dari Evoria GmbH, Jerman, mengatakan, pengolahan obat herbal di Indonesia banyak yang tak memenuhi standar. Orientasi bisnis produsen lebih besar sehingga kurang memperhatikan aspek keamanan obat bagi konsumen.

Untuk mendapatkan obat herbal yang baik, seluruh proses produksi, mulai dari penanaman tanaman obat, perawatan, panen, pengeringan, ekstraksi, penyimpanan, pembuatan obat, hingga distribusinya, tidak bisa dilakukan asal-asalan.

Bahan baku obat herbal harus bebas dari logam berat, jamur, ataupun pestisida. Proses produksi harus dilakukan secara modern, sama seperti yang dilakukan sebagian obat herbal China.

Menurut Rudy, obat herbal tidak perlu diragukan manfaatnya. Yang harus dijaga adalah agar obat herbal aman dikonsumsi.

"Obat herbal sudah digunakan sejak ratusan tahun lalu dan menunjukkan khasiatnya," katanya.

Obat herbal, demikian Arijanto, sebaiknya digunakan untuk mencegah penyakit, meningkatkan kesehatan, pemulihan, dan mengurangi penderitaan pasien.

Untuk penyembuhan penyakit, masih disarankan menggunakan obat kimia. Dokter dapat memberikan obat herbal untuk melengkapi obat kimia dengan syarat ada permintaan tertulis dari pasien.
08:13 | 0 komentar | Read More

Rheumatic fever is still common in children

Written By bos blog on Selasa, 28 Juni 2011 | 05:55

GREAT TEACHER Faculty of Medicine, University of North Sumatra, Prof. dr. Abdullah Afif Siregar, SpA (K), SpJP (K), said, rheumatic fever (DR) are still common in children in developing countries, particularly the children aged 5-15 years.

"In 1994 an estimated worldwide there are 12 million people with DR and rheumatic heart disease (PJR) and about 3 million have heart failure and require repeated hospitalization at the hospital," he said in Medan, on Saturday (12 / 4).

It said the inaugural speech himself into a Permanent Professor at the Faculty of Medicine, USU. Abdullah added that the prevalence in developing countries ranged from 7.9 to 12.6 per 1,000 children school and relatively stable.

He said the latest data on the prevalence of DR in Indonesia for the year 1981-1990 from 0.3 to 0.8 were found among 1000 school children and much lower compared with other developing countries. "Statistics hospitals in developing countries indicated that about 10-35 per cent and heart disease patients who go into hospital is a patient of DR and PJR," he said.

He further said the data coming from developing countries show the mortality due to DR and PJR is still a problem and there were acute deaths due to DR in children and young adults. In developed countries the incidence and prevalence of DR PJR were much reduced and not even be found anymore, but lately in the report showed an increase in some developed countries.


 

"It is reported in several places in the United States in the mid and late 1980s increased the incidence of DR, as well as on Aboriginal populations in Australia and New Zealand," he said.

Rheumatic fever is a systemic inflammatory process caused by the bacteria streptococcus B - hemolitius group A that attacks the throat channel. It is an autoimmune reaction and most often occurs at the age of 5-15 years. The symptoms are fever accompanied by inflammation of the heart, inflammation of the joints (joint pain that moves mainly large joints), redness on the skin bumps skin and uncontrolled body movements, usually occurs in children aged 10-14 years.
05:55 | 0 komentar | Read More

Muscle Joint Pain? gymnastics Rheumatism

DO you often feel pain or stiffness in the joints or spine? Frequent joint pain walking, climbing stairs, getting out of bed, or often kesulitas when dressed? Could be what you experience is one of the symptoms of rheumatic disease.

Joint pain due to arthritis is still considered to be trivial to most people. Though the pain that arises can be very annoying and limiting your daily activities. In Indonesia, the prevalence of rheumatic diseases according to research results Zeng QYet al 2008 reached 23.6 percent to 31.3 percent. However, low awareness and knowledge society and still growing myths about arthritis is still a problem.



To overcome the pain caused by arthritis, patients should consult with a physician is to receive appropriate treatment. But now, there are easy ways to relieve pain and prevent the occurrence of rheumatic diseases with a method of body movement exercises known as rheumatism.

Gymnastics rheumatic formally introduced to society at Manggala Wanabakti, Jakarta Sunday (25 / 5) coincides with the celebration of eight years eksitensi Celecoxib, Pfizer arthritis drug, in Indonesia. In the event, as many as 700 participants aged 30-70 years - most of whom suffer from arthritis - took part.

Gymnastics rheumatic introduced are the result of Pfizer's creation along with two medical rehabilitation experts from the Faculty of medicine RSCM DR. Dr. Angela B.M Tulaar SpRM and Dr. Siti Annisa Nuhonni SpRM. Two specialists were collecting references from various sources and then translate it into the body movements with the help of a professional gymnastics instructor.

"Movements in gymnastics is also created thanks to the help of Namarina ballet school. People will be able to follow and do it with DVDs that will guide distributed free of charge. This DVD is not for sale commercially. Patients will get it after the consultation and recommendations from doctors, "said Marketing Manager of PT Pfizer Indonesia Dr. Dean Martin.

Is not a medicine or therapy
Meanwhile, Dr. Siti Annisa rheumatism reminded that gymnastics is just an effort to prevent and alleviate symptoms of rheumatism gajala and serves as an adjunct therapy to patients with rheumatoid arthritis in phase neighbor. Gymnastics is one of the capital to guide and provide therapy to prevent rheumatic symptoms or symptoms of osteoarthritis.

"So this is not a substitute for medication or therapeutic action by physicians. In patients with rheumatoid arthritis, exercises should be under the supervision of physicians, therapists, instructors or the patients themselves. Notice of each joint and watch out if there are signs of inflammation. The timing and type of exercise also differentiated depending on the stage of disease and the presence or absence of inflammation, "he explained.

In general, continued Dr Siti, rheumatism gymnastics movements intended to improve mobility, function, strength and muscular endurance, aerobic capacity, balance, biomechanics of joints and joint position sense. "Gymnastics is concentrated on the movements of the joints while flexing his muscles and strengthen the bib, because muscle is what helps the joints to sustain the body," said Siti.

Gymnastics rheumatic lasts about 20 to 30 minutes and consists of four stages namely heating, aerobic exercise core I, core exercises and aerobic II cooling. Aerobic exercise I core movements are low impact and more intended to strengthen the heart and lungs. Aerobic exercises II is the basic training that emphasized movement and as a therapy to prevent symptoms or effects of arthritis.

"To achieve maximum results, aerobics can be done 3 to 5 times a week. But if there are signs of inflammation such as pain, swelling, red or movement disorders, stop exercising. Patients should also ask the doctor when may and should exercise," he explained.
05:53 | 0 komentar | Read More

Leg Pain Due to Uric Acid

A 48-year-old father often complained of pain in his legs since the last 3 years. The pain is intermittent. When he was taking medications or herbal arthritis, the pain disappeared. However, after 1-2 months, another recurrence.

Since last month, he complained of pain and swelling at the base of the big toe. It felt great pain, especially at night and when morning walk. At first the left foot, then pain and swelling in the right thumb. These complaints began to be felt after a family party. At that time he ate meat and drank lots of beer.


He tried to drink herbal arthritis, but only slightly reduced. In fact, the pain is now radiating to the ankle and below the knee. This made him afraid, so that eventually went to the doctor. By a physician, he ought to check into the lab, it turns out high uric acid (9mg%).

He recommended rest, should not exercise for a week, given the drug antinyeri / antirheumatic and colchicin. He was advised to eat less meat, seafood, organ meats, yeast-ragian, spinach, cauliflower, beer, and lose weight. Seinggu later he returned to the doctor, his complaint has been greatly reduced and by the doctor added the drug allopurinol to reduce uric acid.

Currently he has been able to exercise morning walk without a complaint and his weight was much reduced. He was conscious of not overeating and leading a healthy lifestyle. Gout disease mainly attacks the joints, usually starting in one joint. The most common is the base of the big toe (metatarsophalangeal joint). Leg became swollen due to accumulated uric acid crystals in joint fluid, thus forming lumps called tophi.

The disease is chronic with periods tend to be asymptomatic and recurrence periods of sudden (acute exacerbations). The pain begins suddenly, especially at night or when exercising in the morning. More common in obese people after eating lots of high purine such as meat, organ meats, yeast, or beer.

In the laboratory examination of blood, patients often experience increased blood uric acid levels. This is due to overproduction of uric acid or uric acid excretion in urine decreased. This could be due to hereditary factors (genetic), but can also by the use of certain drugs (thiazide, aspirin), chronic kidney disease, multiple myeloma, psoriasis, and hypothyroidism.

This disease often relapses and originators of factors is often unclear. Perhaps the factor of high-purine foods, may also be due to chronic inflammation of other organs. Keep in mind, a powerful antioxidant, uric acid produced by the human body when there is inflammation. Therefore, if a relapse of rheumatic gout, do not immediately lower the uric acid with allopurinol. This can result in pain intensified.

To treat arthritis is the pain of gout can be treated with anti-inflammatory analgesic drugs plus colchicin. When the pain had subsided and high uric acid levels can be given allopurinol. Further important attempted prevention (prevention tips) in the form of reducing weight if overweight, low-purine diet, moderate exercise, drink enough water, treat when there is inflammation in the body such as dental caries, sinusitis, sore throat, gastritis, and kidney inflammation. Maintain levels of triglycerides, cholesterol, and uric acid remained normal.
05:51 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger